Tambahan Jam Mengajar Guru 2013


TAMBAHAN JAM MENGAJAR GURU PADA TAHUN 2013

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh seperti dikutip dari kompas.com menghargai usulan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) terkait dengan akan diberlakukannya aturan yang mengatur pengembangan dan pembinaan profesi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenpan berancana akan menaikkan standar minimal mengajar bagi para guru yang ingin disertifikasi dari 24 jam menjadi 27,5 jam dalam seminggu. Usulan Kemenpan tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2013 mendatang.

Mendiknas, Mohammad Nuh mengimbau, jika jam mengajar guru jangan hanya dihitung dari berapa jam ia mengajar di depan kelas. Tetapi juga hendaknya dihitung berapa jam para guru menyiapkan hal-hal lain yang mendukung dan terkait dengan proses belajar-mengajar.

Sampai dengan saat ini beban minimal mengajar guru adalah 24 jam per minggu. Sedangkan usulan dari Kemenpan akan menaikkan jam mengajar guru dari 24 jam menjadi 27,5 jam dalam seminggu. Memang lazimnya orang bekerja itu sekitar 34 jam dalam seminggu.

Oleh karena itu, jika standar minimal jam mengajar akan dinaikkan, itu tidak harus diterjemahkan hanya mengajar di dalam kelas. Tetapi bisa juga diartikan lebih luas, seperti misalnya pada saat melakukan pendampingan kepada siswa, saat memberikan bimbingan belajar atau saat praktek di lapangan agar bisa dihitung sebagai bagian dari mengajar. Persiapan-persiapan untuk mengajar juga harus dimasukkan sebagai bagian dari pekerjaan para guru.

Semoga dengan kebijakan ini tidak akan ada lagi kecemburuan antara pegawai negeri non guru dengan guru. Selain itu akan juga seimbang dengan kesejahteraan yang diberikan bagi guru yang telah tersertifikasi profesional. Yang perlu ditekankan adalah jam mengajar itu tidak hanya dihitung dari mengajar di dalam kelas tapi bisa diartikan luas.

Bagaimana komentar Anda dengan rencana penambahan jam mengajar untuk guru tersebut ?

About these ads

12 Tanggapan to “Tambahan Jam Mengajar Guru 2013”

  1. luther pamasan Says:

    terima kasih atas infox,sangat setuju jumlah jam mengajar dinaikkan, tetapi persoalannya untuk saat ini dengan jumlah jam 24 sudah sangat susah untuk mencukupinya, artinya lain jam boleh ditambah tetapi bukan hanya jam tatap muka dikelas yang dihitung,termasuk tugas tambahan seharusnya ada ekivalennya

  2. nurul Says:

    beban kerja guru di sekolah kami tidak hanya 24 jam per minggu, melainkan disamakan dengan jam kerja pegawai pada umumnya yakni 37,5 jam per minggu

    • Bang Girsang Says:

      Itu memang sah-sah z bu karena sesuai dengan peraturannya beban kerja guru itu 24 – 40 jam perminggu. Tp biasanya memang ada kebijakan kepala sekolah terhadap kelebihan jam mengajar seorang guru yaitu dengan membayarnya. Jd jam mengajar yang lebih dari 24 itu akan dibayar yg disebut dgn KJM (Kelebihan Jam Mengajar)

  3. dedimulya Says:

    Setuju kalo jam kerja ditambah, tapi bukan jam tatap muka. Jam tatap muka 24 jam untuk daerah pedesaan sulit untuk terpenuhi, tapi kalo dihitung dengan persiapan2nya seperti membuat perangkat pembelajaran, walikelas, pengembangan diri, ekstrakurikuler dll dihitung, kita sih oke2 saja.

  4. Saiful Basri Says:

    Jika Guru BK tidak mencapai 24 jam atau siswa tidak mencapai 150 untuk jam tambahannya apa?

  5. bu Says:

    setuju dengan usulan jumlah jam ngajar tidak hanya dihitung dari tatap muka, tetapi tugas lain seperti wali kelas, persiapan mengajar dan tugas lain hendaknya juga dihitung, karena guru tidak hanya bekerja pada jam tatp muka saja, tetapi masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan di luar jam tatap muka

  6. budiarti Says:

    bertambahnya beban jam mengajar menjadi 27,5 sangat memberatkan, kemudian di dalam kurikulum 2013 ada kelompok C peminatan untuk akademik, apa berarti jumlah jam akademik bisa ditambah sesuai dengan minat siswa, mohon penjelasan?

  7. basuki Says:

    indonesia memang negara yang pemimpinnya akal – akalan,segala sesuatu menjadi permainan politik,masalah pendidikan yang harus diperhatikan adalah sarana & prasarana ,guru terus dilatih melalui MGMP,KKG dll,kesejahteraan guru lebih diperhatikan.bukan kurikulum yang harus dirombak sana rombak sini,pendidikan bukan kain rombengan,bukan barang bekas.

  8. basuki Says:

    silahkan saja jumlah jam guru ditambah jikalau memang mencukupi tergantung dari jumlah kelas dan siswa,bagaimana dengan sekolah yang jumlah kelasnya pas pasan dan jumlah muridnya sedikit,mohon penjelasan.

  9. yuli tKlR Says:

    klo saya sich setuju aja tp bagi yg tugas tambahan dan lain-lainnya yang menyangkut kegiatan di sekolah jg dihitung doong!!! so selain mengajar di kelas biasanya khan guru mendapt tgas lain, sprti bendahara, wali, pembina eskul sebaiknya di perhitungkan juga karena menyita waktu kita sebagai guru.

  10. nurul kholila Says:

    bagi saya berapapun jumlah jam mengajarnya tidak menjadi persoalan, tapi yang jadi persoalan adalah saya guru penjaskes SD kalau saya mengikuti aturan mengajar linier saya harus mengajar di sekolah lain utk memenuhi jam tetapi bagaimana denhan siswa saya di sekolah inti siapa yang akan mengajar wong gurunya cuma 4 kalo saya tinggal kan sisa 3,

  11. Subli Naparine Says:

    Setahu saya tugas guru di sekolah tidak hanya mengajar di depan kelas tapi meliputi membuat persiapan, menyampaikan, menilai dan menindaklanjuti (remedial ataukah pengayaan) jadi tatap muka 24 jam itu terlalu banyak, yang ideal sekitar 18 jam saja karena tiga tugas lainnya juga harus ada ekuivalennya misalnya persiapan 8 jam, menilai 6 jam dan menindak lanjuti 8 jam sehingga totalnya 40 jam !!! Bagaimana??


Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.495 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: