Draft Struktur Kurikulum 2013 SMP

PENJELASAN :
Kurikulum yang saat ini berlaku adalah seperti yang terlihat di sebelah kiri, sedangkan usulan struktur kurikulum baru di sebelah kanan. Kurikulum yang sekarang berlaku terdiri dari komponen Mata pelajaran, Komponen Muatan Lokal dan Komponen Pengembangan Diri. Komponen mata pelajaran terdiri atas 10 mata pelajaran. Jumlah jam pelajaran kelas 7 s/d 9 adalah 32, 32 dan 32. Usulan struktur kurikulum baru terdiri atas kelompok A yang terdiri dari 7 mata pelajaran dan kelompok B yang terdiri dari 3 mata pelajaran. Muatan Lokal diintegrasikan dalam kelompok B. Jumlah jam pelajaran di tiap kelas bertambah masing-masing sebanyak 6 jam pelajaran per minggu sehingga menjadi 38 jam.
DOWNLOAD DRAFT RESMI KURIKULUM 2013
DAFTAR MATA PELAJARAN SMP KURIKULUM 2013
Usulan Rancangan Struktur Kurikulum SMP
| No | Komponen Rancangan |
| 1 | Sama dengan SD, akan disusun berdasarkan kompetensi yang harus dimiliki peserta didik SMP dalam ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan |
| 2 | Menggunakan mata pelajaran sebagai sumber kompetensi dan substansi pelajaran |
| 3 | Menggunakan pendekatan sains dalam proses pembelajaran [mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, mencipta] semua mata pelajaran |
| 5 | Meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 12 dapat dikurangai menjadi 10 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
- TIK menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran, tidak berdiri sendiri - Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya, Prakarya dan Budidaya - Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran |
| 6 | IPA dan IPS dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan
integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pembangunan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan alam dan sosial. |
| 7 | Bahasa Inggris diajarkan untuk membentuk keterampilan berbahasa |
| 8 | Menambah 6 jam pelajaran per minggu sebagai akibat dari perubahan pendekatan proses pembelajaran dan proses penilaian |
Struktur Kurikulum Sekarang
| KOMPONEN | ALOKASI WAKTU MINIMAL PER MINGGU [JP] | |||
| VII | VIII | IX | ||
| A. Mata Pelajaran | ||||
| 1. | Pendidikan Agama | 2 | 2 | 2 |
| 2. | Pendidikan Kewarganegaraan | 2 | 2 | 2 |
| 3. | Bahasa Indonesia | 4 | 4 | 4 |
| 4. | Matematika | 4 | 4 | 4 |
| 5 | Ilmu Pengetahuan Alam | 4 | 4 | 4 |
| 6 | Ilmu Pengetahuan Sosial | 4 | 4 | 4 |
| 7 | Bahasa Inggris | 4 | 4 | 4 |
| 8 | Seni Budaya | 2 | 2 | 2 |
| 9 | Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan | 2 | 2 | 2 |
| 10 | Keterampilan/Teknologi Informasi & Komunikasi | 2 | 2 | 2 |
| B. Muatan Lokal | 2 | 2 | 2 | |
| C. Pengembangan Diri | 2* | 2* | 2* | |
| Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu | 32 | 32 | 32 | |
Usulan Struktur Kurikulum Baru
| MATA PELAJARAN | ALOKASI WAKTU
PER MINGGU [JP] |
|||
| VII | VIII | IX | ||
| Kelompok A | ||||
| 1. | Pendidikan Agama | 3 | 3 | 3 |
| 2. | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan | 3 | 3 | 3 |
| 3. | Bahasa Indonesia | 5 | 5 | 5 |
| 4. | Matematika | 5 | 5 | 5 |
| 5. | Ilmu Pengetahuan Alam | 4 | 4 | 4 |
| 6. | Ilmu Pengetahuan Sosial | 4 | 4 | 4 |
| 7. | Bahasa Inggris | 4 | 4 | 4 |
| Kelompok B | ||||
| 1. | Seni Budaya (termasuk muatan lokal) | 3 | 3 | 3 |
| 2. | Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
(termasuk muatan lokal) |
3 | 3 | 3 |
| 3. | Prakarya (termasuk muatan lokal) | 4 | 4 | 4 |
| Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu | 38 | 38 | 38 | |













28 Maret 2013 pada 08:39
Perubahan kurikulum sangat menyulitkan pelaku kurikulum di lapangan (guru), dalam waktu yang relatif singkat (usia kurikulum) selalu berubah. Diakui penyusun kurikulum para pakar pendidikan tetapi belum tentu sebagai pelaku di lapangan, harapan saya adalah :
1. Perubahan kutikulum hendaklah ditelit secara detail di lapangan dan pengetrapannya tidak sesegera mungkin. Agar sosialisasi dilaksanakan secara maksimal baru diterapkan secara nasional.
2. Ada mata pelajaran yang dihapus khususnya di SMP dan SMA (Mapel TIK) sementara kebutuhan ilmu tersebut sangat diperlukan, apa yang menjadi pemikiran hilanganya Mapel TIK itu dihilangkan? Disisi lain sudah ada Pergutuan Tinggi yang membuka Program Pendidikan Komputer dan Informatika yang dipersiapkan sebagai guru, bagaimana nantinya. Sebagai pengalaman ketika SPG dihapus sementara perguruan tinggi yang membuka program pendidikan untuk SPG banyak yang nagnggur, bukankah ini pengalaman yang berharga?.
3. Kasian Guru yang selau diombang ambingkan dengan kurikulum yang selalu berubah………..dan berubah……………
2 April 2013 pada 13:14
Sebagai seorang guru, ya harus siap belajar dan belajar terus., apapun tantangannya…. sambil menularkannya pada anak didik
SELAMAT DATANG KURIKULUM 2013
2 April 2013 pada 22:03
Wah ide gimana ni jd ngak buat efektif dan efesien jadinya seperti asal main ja ngak sesuai ni dengan kemajuan IPTEK….
18 April 2013 pada 10:52
Pardi
Perubahan itu hal yang wajar dan hidup ini memang harus selalu berubah, maka perubahan kurikulum juga wajar dilakukan mengikuti perubahan kehidupan dan tuntutanya hanya orang-orang yang tidak siap hidup aja yang ndak siap hadapi perubahan termasuk kurikulum sekalipun .
23 April 2013 pada 11:36
Guru TIK mau dikemanakan, mohon penjelasan???
27 April 2013 pada 11:50
Mapel TIK dapat dimasukkan kedalam Mulok atau Prakarya
24 April 2013 pada 21:08
KBK belum tuntas 100%, diganti KTSP, juga belum tuntas 100% sekarang akan diganti lagi Kurikulum 2013, Kapan bisanya Siswa Siswi Indonesia Memproduksi, Pesawat Terbang, Komputer, HP, dan Teknologi canggih lainnya, mungkin yang bisa hanya satu dua orang, yang lainnya hanya menjadi penonton dan pengguna …………….aja
18 Mei 2013 pada 21:43
Pendidikan membutuhkan perobahan, tapi sayang tidak ada yang tuntas dan berkelanjutan, selalu menciptakan ketidak keadilan, seperti kurikulum 2013 ini yang hanya berlaku untuk sekolah-sekolah tertentu saja. harusnya pemerintah memikirkan bagaimana pendidikan itu bisa merata untuk semua masarakat Indonesia kurikulum 2013 yang berlaku untuk sekolah tertentu itu mengingatkan kita pada masa penjajahan, yang bisa sekolah yang baik anak-anak sikaya, maka kurikulum ini akan melahirkan kesenjangan yang semakin mendalam antara kelas atas dan kelas bawah. ya Allah tunjukilah para pemimpin kami untuk adil dalam kebijakan, dan adil dalam perbuatan. engkau pasti yang serba mengetahui, supaya masarakat kami tidak terjebak dalam pertikaian yang berkepanjangan akibat pola pendidikan yang tidak adil.
27 Mei 2013 pada 10:02
Semua guru harus siap enghadapi perubahan untuk itulah kita ditempa jadi guru termasuk Kurikulu 2013.Bagi guru yang tdk siap ya perlu melakukan instropeksi diri